Rabu, 13 Juni 2012

Kartun Tergalau


Pernahkah di suatu ketika, secara tidak sadar, Anda mendendangkan sebuah lagu yang tidak pernah Anda rencanakan atau pikirkan sebelumnya?

Kalau gue sih, pernah. Sering malah.

Tapi lagu yang gue nyanyikan beberapa hari lalu membuat gue cekikikan dan keheranan sendiri sampai sekarang kalau ingat mengapa tiba-tiba gue bisa menyanyikan lagu itu.

Jadi, beberapa hari lalu, saat gue sedang dalam “kenikmatan” mengerjakan tugas UAS (yang mana jam tidur gue selalu di kisaran pukul 03.00 malam), pada pagi harinya saat bangun dari tidur, gue turun ke lantai bawah. Di saat perjalanan menuju lantai bawah itulah, di tengah tangga, tiba-tiba mulut gue menggumamkan lagu ini:

Hutchi anak yang sebatang kara, pergi mencari ibunya
Di malam yang sangat dingin, teringat mama
Walaupun kesepian, Hutchi tetap gembira
Mama, mama… di mana kau berada
Mama, mama… suatu saat pasti bertemu

Sesampainya di bawah, gue langsung ngakak dan terheran-heran. Kok bisa ya tiba-tiba gue menyanyikan lagu itu?

Keheranan itu menjadi hal yang wajar mengingat sudah bertahun-tahun lamanya gue tidak pernah mengingat lagu dan film kartun Honeybee Hutch tersebut. Selain itu, gue sama sekali tidak suka dengan film kartun tersebut, bahkan cenderung benci. Makanya gue ngerasa aneh kenapa gue bisa nyanyi lagu itu. Ternyata, tugas UAS benar-benar dengan sukses membuat gue gila : ))

Gue lupa kapan tepatnya film kartun Honeybee Hutch disiarkan di Indonesia. Seingat gue film kartun ini dulu ditayangkannya di waktu-waktu maghrib. Dan seperti yang telah gue sebut sebelumnya, bahwa gue membenci film kartun ini. Namun lain halnya dengan kakak gue yang merupakan penggemar berat Honeybee Hutch. Perlu digarisbawahi ya, kakak gue adalah seorang laki-laki.

Mengapa jenis kelamin kakak gue menjadi penting? Karena Honeybee Hutch menurut gue adalah film kartun tergalau sepanjang masa yang bisa merusak moral bangsa. Pantas saja anak-anak seumuran gue banyak yang galau, wong waktu beranjak remaja tontonannya beginian. Untung gue nggak suka, makanya sampai sekarang gue anti-galau *woooh *disorakin satu RT

Saat kartun ini ditayangkan, nyokap gue sering menghardik agar gue (dan khususnya kakak gue) untuk tidak menonton film kartun ini. Sebab nyokap nggak suka sama acara televisi yang isinya tangis-tangisan. Meski acara televisi kesukaan nyokap sekali pun, salah satu sinetron, misalnya, ada adegan nangis-nangisan pasti langsung diganti sama nyokap gue (sinetron zaman dulu tangis-tangisannya masih sedikit-sedikit, nggak kayak sinetron sekarang). Padahal Honeybee Hutch ini ceritanya supermelankolis. Hutchi, pemeran utama di film kartun ini, selalu menderita di setiap episodenya. Hutchi adalah seorang lebah yang terpisah dari ibunya si ratu lebah dan ia berjuang agar suatu hari bisa bertemu ibunya, namun di tengah perjuangan itulah ia sering mendapatkan penderitaan. Gue kurang jelas ceritanya seperti apa (karena gue nggak nonton), tapi garis besar kisahnya kurang lebih seperti itulah. Jika di antara Anda ada yang mau mengoreksi, monggo diluruskan ceritanya seperti apa : )

Hutchi, lebah melankolis yang sebatang kara
Balik lagi ke kisah di luar Hutchi. Jadi, kakak gue itu sudah sering dilarang oleh nyokap agar tidak menonton kartun tersebut. Tapi dengan santainya dia tetap menonton kartun tersebut hingga selesai. Gue sesekali kepo menanyakan sudah sampai mana ceritanya. Bukan. Bukan karena gue gengsi kepengen nonton tapi sudah terlanjur bilang nggak suka. Tapi pengen tahu sejauh mana kisahnya karena gue pengen kartun itu cepat-cepat habis, sebab mendengarkan soundtracknya saja kuping gue rasanya sudah hampir teriris-iris.
Di suatu ketika gue diceritain sama kakak gue, katanya Hutchi sudah bertemu dengan ibunya, namun terpisah lagi. Walaaah gue yang dengerin ceritanya langsung frustasi, apalagi kalau nonton sendiri. Gue bisa membayangkan, mungkin stok kesabaran gue bisa habis kalau gue nonton dengan mata kepala gue sendiri. Eh tapi herannya, kakak gue yang lelaki sejati itu tetap saja mau nonton. Hahahah, kacau lo mas.
Tapi kemungkinan terbesar mengapa kakak gue suka film kartun ini adalah ceritanya berkisar tentang kehidupan serangga. Terbukti, ketika dewasa ia menjadi sarjana biologi dan peminatan utamanya pada serangga :D

Entah bagaimana cerita film kartun itu pada akhirnya, gue nggak peduli, yang jelas gue bahagia tidak lagi mendengarkan soundtrack lagu itu setiap maghrib dan tidak mendengarkan lagi perkembangan cerita di setiap episode Honeybee Hutch.

Beberapa hari lalu saat kakak gue main ke rumah, gue mengingatkan kakak dan nyokap tentang film kartun ini, mereka pun langsung terbahak-bahak. Nostalgia tentang larangan nyokap dan kakak gue yang keukeuh menonton film itu sampai habis. Tentu, nostalgia itu ditutup dengan nyanyian:

Hutchi anak yang sebatang kara, pergi mencari ibunya
Di malam yang sangat dingin, teringat mama
Walaupun kesepian, Hutchi tetap gembira
Mama, mama… di mana kau berada
Mama, mama… suatu saat pasti bertemu

Hutchi bermimpi untuk bertemu ibunya

Gambar diambil dari sini dan sini.

25 comments:

Hello dear! Yup, aku juga Agribisnis ko, angkatan 2009 ^^ Nice to meet you. Mind to follow each other? :)

Join my birthday giveaway, open internationally, win pretty mini dress or magnificent outwear! Click here \(^o^)/
Cheers,
Karina Dinda R. ♥
BLOG | TWITTER | SHOP

aeehh...akurnye ame sodare laki2nye :D *jempolll*

itu pilem taun kapan yak? kok gue kagak tau yaakk!! :D

TOS akh,, gue juga anti galau,, eaaaa :))

Plisss.. jangan pake capcath salah mulu gueh =.=

he'eh aku juga suka deh ama pelem kartun ini. Sediih banget.
harusnya kan pelem buat anak2 itu yang ceria, menghibur ya..

ralat : maksudnya ga suka ama pelem kartun ini..
hadeeeh ini keyboard minta dibanting.. hihihi

samaaa.. aku jg ga suka.. tp kok malah apal ma lagunya ya .. heran.. -__-

kartun SCTV ya..?
kalo ane gak begitu suka sih..
terlalu lebai.. :D

kakak saya juga sukaa banget sama film ini, kalo saya nonton tapi jarang2

Karina: Aih ternyata ada juga blogger yang satu almamater denganku :D

Nay: Laah emang lo anak tahun berapa sih, nggak gaul banget nggak tau Hutchi? :p Asssikk ada yang anti-galau juga *tos

Desi: Iya bener, tega banget ya yang bikin menyayat hati anak kecil yang tak berdosa :'(

Covalimawati: Haha terkadang lagu yang kita benci itu malah bisa jadi lagu yang paling kita hapal lho :)

Affan: Bukan, di TV7..

NF: Wah berarti kaum kakak-kakak sukanya nonton Hutchi ya :D

Mbak Fanny: Lucu-lucu nyebelin mbak :|

Blog suka-suka: Haaah belum pernah nonton? Pasti kamu new kids on the block ya :D

salam kenal blognya dah ku follow#49 follbek ya.. tx..

hehe... itu dulu kartun favorit aku...

Didin: Oh kirain di twitter doang ada orang minta follow balik..

Aninda: Generasi galau berarti:p

hehe iya anak bekasi :D

Wah... Aku suka bangfet nih filmnya. Sampai sampai ketika rumah mati lampu di belai belain pergi ke rumahnya saudara.

Ini sayanya yang luar biasa, artikelnya, atau kartunnya? :p

Ada dua hal yang menarik menurut saya dalam cerita ini yakni "Jogjakarta" dan "Agro Anggrek"

Saya pernah sekali jajal naek Kereta Aggro Anggrek dari Gambir menuju Jogjakarta sekitar taun 2005 saat ingin melamar pujaan hati di sana.

Sekarang saya sudah berkeluarga, dan dikaruniai sepasang putra putri. MEncerahkan. Salam dari Pontianak

Maaf Mas, sepertinya salah meletakkan komentar.. Ini jauh sekali lho meletakkannya :D Haha..
Tapi, terima kasih atas apresiasinya. Ternyata Argo Anggrek membawa kenangan tersendiri ya buat Mas Asep. Salam untuk istri dan anak-anak :)

emang sih filmnya galau...XDD
tapi coba liat sisi positifnya...
si hutchi baik, selalu dpt temen dimana - mana, dia gk pernah benci sama orang lain kecuali pas episode apa tu aku lupa...XDD
dia punya cita" buat ketemu ibunya...

kalo dipikir" sisi positifnya mungkin lebih bnyak dari sisi negatifnya...XDD

#just comment...XDD

Haha iya, tergantung selera sih.. Kalau saya yang nggak begitu suka, jatuhnya jadi menghina-hina seperti ini. Maaf ya untuk penggemar Hutchi :D

Ini kartun terbaik sepanjang masa, se-KASKUS aj blng gtu, yaah, maklumlah abg kmu suka, ak lk2 jg suka dari dulu ni film ,msih 7 thun tu umur ak dulu, skrng uda 20th..

Widih, ada agan main ke blog saya :p
Oke, pendapat diterima :D